Wednesday, June 6, 2012

Tahukah Anda - Tiap Orang Punya Bentuk Lidah Berbeda

DALAM penyelidikan suatu kasus kejahatan, polisi biasanya melakukan identifikasi melalui sidik jari. Karena dipastikan tidak ada satu orang pun di dunia ini yang memiliki sidik jari dengan pola sama. Namun sebenarnya ada satu lagi organ tubuh yang pasti berbeda setiap orang, yakni lidah. Selain sidik jari, lidah kita juga mempunyai pattern unik yang tidak dimiliki orang lain. Jadi, cetakan atau bentuk lidah kita tidak akan sama dengan siapapun.

Selain dipastikan berbeda, lidah adalah organ yang unik. Dalam lidah terdapat bentuk geometrik yang berisikan informasi dan juga tekstur unik yang sangat berguna dalam proses identifikasi orang, sama seperti yang didapat dalam sidik jari. Jadi selain menggunakan sidik jari, identifikasi lidah bisa menjadi alternatif bagi pengungkapan identitas seseorang.

Otot lidah juga merupakan otot yang paling kuat yang dimiliki tubuh kita. Otot lidah merupakan otot yang terdiri dari 16 otot-otot penyusun lain. Berdasarkan kinerja kelompok-kelompok otot dan ukuran yang terbilang kecil, serta banyaknya pekerjaan, membuat otot lidah merupakan otot terkuat dalam hal fleksibilitas. Kombinasi elastisitasnya memberi kita kemampuan berbicara, makan, dan mencium. (*)


Dikutip dari INILAHKORAN, 9 Mei 2012

Tahukah Anda - Simpanse Hewan Tercerdas

SIMPANSE adalah binatang yang sangat populer di Hollywood sebagai “Binatang Film” paling laris selain anjing. Tetapi tahukah Anda, simpanse adalah binatang primata paling cerdas di dunia? Para ilmuwan juga mengakui bahwa mereka adalah binatang paling cerdas di dunia saat ini. Simpanse belajar melakukan tugas-tugas berpikir organisasi, dan memiliki memori yang lebih baik dari hewan lain.

Primata ini berasal dari hutan tropis di Afrika. Mereka hidup berkelompok, bersosialisasi dengan sesama, bahkan berorganisasi. Mereka adalah makhluk yang menunjukkan aktivitas menyerupai manusia purba. Mereka dapat membuat tombak untuk berburu kelinci dalam lubang, memetik buah dengan galah, memecahkan kacang dengan batu, bahkan memancing ikan dengan cabang pohon!

Simpanse sering menggunakan manipulasi mental di dalam keluarga mereka. Proyek Genom yang selesai pada 2005, menunjukkan bahwa simpanse memiliki 98% DNA genetik yang sama dengan manusia.

Seorang profesor dari Primate Research Institute of Kyoto University bernama Tetsuro Matsuzawa, mendedikasikan hidupnya untuk meneliti simpanse ini. Dia mengatakan, simpanse bahkan dapat mengalahkan para sarjana matematika Jepang pada saat tes memori angka 1-9. Tentunya tes memori yang dimaksud dibuat serumit mungkin dan dengan kecepatan tinggi. (*)


Tahukah Anda - Rahasia Bunglon dalam Mengubah Warna

BUNGLON reptil yang populer karena kemampuannya mengubah warna kulit. Lalu apa yang menyebabkan bunglon dapat berubah warna? Bunglon adalah salah satu jenis Chameleon. Terdapat lebih dari 100 jenis Chameleon. Bunglon tidak bisa berubah kulit ke semua warna, melainkan hanya ke warna-warna tertentu.Pigmen unik pada lapisan kulit Chameleon memberi kemampuan bunglon mengubah warna. Selama ini kita mengira reptil yang termasuk familia Agamidae tersebut mengubah warna karena menyesuaikan dengan lingkungan, atau menyelamatkan diri dari musuh. 

Penyebab Chameleon berubah warna, pertama adalah sinar matahari. Ketika Chameleon cokelat ingin berjemur di bawah sinar matahari, maka ia akan mengubah warna kulitnya menjadi hijau untuk memaksimalkan refleksi sinar matahari yang didapat. Kedua suhu. Ketika suhu dingin, kulit Chameleon akan berubah berwarna lebih gelap untuk memaksimalkan penyerapan panas. Ketiga mood. Chameleon jantan yang ‘ditantang’ Chameleon lain bisa berubah warna menjadi merah kekuningan. Atau ketika si Chameleon ‘fall in love’, bisa juga warnanya berubah untuk menarik perhatian, misalnya ungu, biru, dan kemerahan. (*)

Dikutip dari INILAHKORAN, 7 Mei 2012

Tahukah Anda - Cermin Pertama Berbahan Batu Obsidian

CERMIN saat ini tidak pernah lepas dari kehidupan. Cermin sendiri pertama kali dibuat dengan menggunakan batu mengkilap seperti obsidian yang terbentuk secara alami. Cermin obsidian pertama kali ditemukan di Anatolia (Turki), berumur sekitar 6000 SM. Nah, cermin kaca berlapis logam baru diciptakan di Sidon (Lebanon) pada 1 masehi.

Pada abad 11, cermin kaca yang jernih diproduksi di Al-Andalus (Spanyol). Pada awal Abad Renaisans, orang Eropa menyempurnakan metode melapisi kaca dengan amalgam timah-raksa. Namun sayangnya tidak diketahui waktu serta lokasi penemuannya. Tapi pada abad 16, Venesia, kota yang terkenal dengan keahlian membuat kaca, menjadi pusat produksi cermin dengan mempergunakan teknik ini. Justus Liebig menemukan cermin kaca pantul pada 1835. Prosesnya melibatkan pengendapan lapisan perak metalik ke kaca melalui reduksi kimia perak nitrat. Proses melapisi kaca dengan substansi bersifat reflektif (silvering) ini diadaptasi untuk memproduksi cermin secara massal. (*)


Dikutip dari INILAHKORAN, 5 Mei 2012

Tahukah Anda - Kertas Pertama Berbahan Bambu

PENGGUNAAN kertas untuk tulis-menulis tetap tidak bisa ditinggalkan kendati saat ini dunia sudah memasuki era digitalisasi. Penemuan kertas ini merupakan revolusi baru dalam dunia tulis-menulis yang menyumbangkan arti besar dalam peradaban dunia. Pada zaman dulu sebelum ada kertas, orang-orang menggunakan pelepah bambu, dan daun lontar, kulit binatang, bahkan bebatuan untuk menuliskan sesuatu. Bisa dibayangkan, setebal apa sebuah buku yang ditulis menggunakan pelepah bambu.

Nah, adanya kertas membuat kegiatan tulis-menulis menjadi lebih mudah dan nyaman. Dan tahukah Anda, siapa penemu kertas yang fenomenal tersebut. Kertas pertama kali ditemukan bernama Ts’ai Lun, seorang pegawai negeri pada pengadilan kerajaan yang kemudian diangkat menjadi sekretaris kerajaan pada masa Dinasti Han, pada tahun 101 Masehi. Dengan jabatannya tersebut, Ts’ai Lun selalu berhubungan dengan urusan tulis-menulis.

Pada masa itu, umumnya warga Cina menggunakan pelepah bambu dan bahan sutera untuk media tulis-menulis. Buku bambu sangat berat, sehingga sulit dibawa ke mana-mana, sedangkan buku berbahan sutera sangat mahal. Inilah hal yang mendasari Ts’ai Lun untuk berupaya mencari alternatif bahan untuk media tulis-menulis yang murah dan mudah dibawa ke mana-mana. Tahun 105 Masehi, Ts’ai Lun mempersembahkan contoh kertas berbahan serat bambu kepada Kaisar Ho Ti. (*)


Dikutip dari INILAHKORAN, 4 Mei 2012

Tahukah Anda - Bunga Matahari Menghadap Matahari

BUNGA matahari ternyata bukan hanya sekadar bunga biasa. Di beberapa daerah seperti masyarakat Sunda lama, bunga matahari ditanam di depan rumah untuk penolak bala. Orang Jawa lama pun menanamnya untuk kebahagiaan dan kedamaian. Di upacara Kesodo/Kasada masyarakat Tengger yang beragama Hindu dijadikan sebagai bunga persembahan.

Bunga matahari atau Helianthus annuus yang berwarna kuning cerah tentu menambah keindahan taman atau kebun Anda. Namun, apakah bunga ini benar-benar menghadap ke arah matahari seperti namanya?

Baik daun maupun bunga dari bunga matahari bersifat heliotropis, yaitu selalu mengikuti cahaya matahari. Tanaman bunga matahari menyimpan auxin. Auxin merupakan suatu hormon tanaman yang mengendalikan pertumbuhan.

Biasanya jumlah auxin lebih banyak di sisi yang jauh dari sinar matahari. Itulah penyebab batang bunga matahari selalu tumbuh ke arah sinar itu. Tetapi, bunga yang sudah mekar penuh tidak lagi bersifat heliotropis. Meski demikian bunga matahari selalu menghadap ke arah timur.

Saat ini, bunga matahari memiliki nilai ekonomis. Biji bunga matahari bisa digunakan untuk menghasilkan minyak yang sangat bagus mutunya. Minyak tersebut bisa digunakan dalam masakan, saus salad, dan margarin. Biji bunga matahari memiliki nilai gizi yang tinggi. (*)


Tahukah Anda - Museum Kaum Buruh Satu-satunya di Asia

TANGGAL 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional di berbagai belahan dunia. Hari yang diperingati sejak 1886 itu untuk mengenang perjuangan kelas pekerja. Namun negara Thailand mempunyai cara sendiri untuk mengenang perjuangan para buruh tersebut, yakni dengan membangun Museum Buruh yang merupakan satu-satunya di Asia. Museum serupa ada di Manchester Inggris, yakni People’s History Museum.
Museum yang berada di Bangkok tersebut, berisi berbagai diorama dan panel yang menjelaskan sejarah perjuangan kaum buruh Thailand. Ada 6 babak sejarah: dari zaman perbudakan sampai zaman masa kini yang disebut sebagai zaman neoliberal.
Di dalam museum ada satu panel tentang kuli-kuli Cina dari abad 18, yang menceritakan bagaimana zaman dulu kuli-kuli Cina di Bangkok juga sudah membuat organisasi bersama. Ada juga bagian khusus tentang buruh kereta api di Bangkok. Ini karena buruh kereta api adalah kelompok buruh yang pertama kali membuat serikat buruh. Lalu bagian panel zaman Perang Dunia II. Thailand tidak pernah dijajah Jepang, namun kehidupan buruh pada zaman ini sangat sulit.
Perjuangan buruh tekstil dan garmen juga dihargai. Ada juga ruang audio-video yang menyimpan berbagai film gerakan buruh Muangthai. (*)